Senin, 15 Maret 2010

Cegah Kepunahan Hewan Langka

Kepengurusan PKBSI dikukuhkan oleh Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Ketua Dewan Penasehat PKBSI. “Kepengurusan PKBSI periode 2009-2013 adalah amanah Munas XI tahun 2009 di Bali beberapa waktu lalu. Untuk itu kepengurusan yang dimpin Rahmat Shah untuk periode kedua ini hendaknya dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Selanjutnya, sebagai elemen untuk kelancaran organisasi, maka bidang humas dan promosi harus bekerja lebih kuat,” ujar Kiki Syahnakri dalam sambutannya.

Acara pengukuhan ditandai dengan penyematan pin PKBSI kepada Ketua umum terpilih oleh Ketua Dewan penasehat. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, DR H Rahmat Shah terpilih kembali sebagai Ketua Umum PKBSI pada Musyawarah Nasional ke XI yang dilaksanakan mulai 20 hingga 22 Nopember 2009 di Puri Saron Hotel Seminyak, Denpasar, Bali.

Dalam sambutannya, ketua umum terpilih, Rahmat Shah mengatakan, menjadi pengurus adalah amanah dan pekerjaan yang mulia. Namun demikian, jajaran pengurus diminta untuk lebih memberdayakan organisasi ini menjadi lebih profesional, terutama dalam hal membantu dan mengayomi anggota. Jalin kerjasama dengan berbagai pihak baik instansi pemerintah, LSM maupun pihak swasta.
Disampaikannya, agenda penting adalah penyelesaian kekisruhan kepengurusan Kebun Binatang Surabaya, telah dilangsungkan pertemuan untuk mencari solusi terbaik yang dilaksanakan di tretes pada 7 Januari 2010.

Pada sisi lain Rahmat Shah yang juga adalah pengelola Taman Hewan Pematangsiantar mengharapkan agar PKBSI ke depan bisa mengambil peran-peran strategis dalam kerangka mencegah kepunahan satwa-satwa yang ada di Indonesia. PKBSI sebagai lembaga nonprofit dapat mendayagunakan segala sumberdaya yang dimiliki termasuk dalam hal memengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi yang harus seimbang antara pembangunan fisik dengan dampak yang akan ditimbulkannya termasuk dalam hal ini kelestarian satwa.

Susunan pengurus PKBSI Periode 2009-2013 yakni, Dewan Pelindung Ketua Ibu Negara RI dengan anggota menteri terkait, Dewan Pembina Ketua Letjen tni (Purn0 d.Ashari, dan beberapa anggota, di antaranya Prof DR Emil Salim, Dewan Penasehat, Ketua Letjen TNI (purn) Kiki Syahnakri dan beberapa anggota. Di antaranya MH Japto S Sorjosoemarsono, SH, Dewan Pengurus, Ketua Umum DR H Rahmat Shah, Wakil Ketua Umum Drs R Romly Sundara Bratakusuma, Sekjen Tony Sumampau. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar